Cara Membuat Media Tanam yang Subur dengan Mudah
Jika kamu suka bercocok tanam, tentu mengetahui bahwa Media tanam merupakan faktor penting bagi pertumbuhan tanaman. Media tanam akan menentukan baik buruknya pertumbuhan tanaman yang pada akhirnya mempengaruhi hasil produksi.
Perlu diketahui bahwa setiap jenis tanaman pada dasarnya membutuhkan media tanam yang subur akan tetapi ada yang membedakan tergantung pada karakteristik dan sifatnnya.
| Membuat media tanam |
Seperti pada tanaman buah yang memerlukan media tanam yang solid agar bisa menopang pertumbuhan tanaman yang lebih besar sedangkan untuk jenis tanaman holtikultura lebih membutuhkan media tanam yang lebih gembur dan mudah untuk ditembus akar.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas Media tanam organik yang subur dan baik untuk tanaman.
Syarat Media Tanam yang Baik untuk Tanaman
Sebelum membahas cara buat media tanam subur, Alangkah baiknya kita mengetahui syarat media tanam yang baik itu seperti apa.
Pada dasarnya media tanam digunakan sebagai pengganti tanah yang dibuat lebih baik dan berdasarkan kebutuhan tanaman yang diinginkan, Karena media tanam digunakan untuk memberikan nutrisi, menopang tanaman, serta menyediakan tempat akar tumbuhan untuk dapat tumbuh dan berkembang.
Berikut karakteristik Media tanam yang baik harus memiliki sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang sesuai dengan kebutuhan tanaman:
1. Menyediakan Unsur Hara
Syarat Media tanam yang pertama yaitu media tanam harus memiliki unsur hara yang cukup, baik unsur makro maupun mikro.
Unsur hara sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini bisa tersedia dari pupuk atau aktivitas mikroorganisme yang terdapat dalam media tanam.
2. Menyediakan ruang tumbuh
Tidak hanya memiliki unsur hara saja tapi media tanam juga harus mempunyai ruang tumbuh bagi akar tanaman & mampu menopang tanaman. Dalam hal ini media tanam haus gembur sehingga akar tanaman bisa tumbuh baik dan sempurna, akan tetapi masih cukup solid menahan akar dan menopang batang agar tidak roboh. Apabila media terlalu gembur, pertumbuhan akar akan leluasa namun tanaman akan terlalu mudah tercerabut. Sebaliknya apabila terlalu padat, akar akan kesulitan untuk tumbuh.
3. Memiliki Porositas yang Baik
Media tanam bisa di katakan subur dan bagus untuk tanaman jika tanah dapat menyimpan juga mempunyai kemampuan mengalirkan air (drainase) dan aerasi ( terdapat oksigen) yang baik. Media tanam harus bisa mempertahankan kelembaban tanah tapi harus bisa membuang kelebihan air.
4. Tidak Mengandung Bibit Penyakit
Media tanam harus terbebas dari hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang terkandung dalam media tanam dapat menyerang tanaman dan menyebabkan kematian pada tanaman.
Media tanam tidak harus steril karena banyak mikrooganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman, namun harus higienis dari bibit penyakit.
Bahan Media Tanam Organik yang Subur
Setelah mengetahui media tanam yang baik, berikut bahan yang harus di siapkan untuk membuat media tanam yang subur.
1. Tanah
Pada umumnya terdapat 2 tipe tanah, dari kedua tipe tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.
Pertama, tanah lempung memiliki drainase yang buruk sehingga akan membuat air tergenang dalam media tanam akan tetapi memiliki kemampuan menyimpan kelembaban tanah.
Kedua, Tanah berpasir mempunyai kemampuan drainase yang baik, cepat mengalirkan air namun kelemahannya tidak bisa menyimpan air sebagai cadangan sehingga terlalu cepat kering.
Tanah yang baik untuk media tanam sebaikya diambil dari lapisan bagian atas (top soil).
2. Pupuk Kandang atau humus
Unsur bahan organik lain juga bisa digunakan sebagai pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja perlu di ingat, sebalknya gunakan pupuk kandang atau hijauan yang telah matang dan teksturnya sudah hancur seperti tanah. Penggunaan pupuk kandang yang belum matang beresiko membawa hama dan panyakit pada tanaman.
3. Arang Sekam
Arang sekam memiliki manfaat untuk menetralisir keasaman tanah, menetralkan racun, meningkatkan daya ikat tanah terhadap air, merangsang pertumbuhan mikroba yang menguntungkan bagi tanaman, menjadikan tanah gembur sehingga memperbaiki drainase dan aerasi tanah.
Penggunaan arang sekam lebih baik dibanding sekam padi mentah, karena arang sekam sudah mengalami proses pembakaran yang bisa menghilangkan bibit penyakit atau hama yang kemungkinan terkandung di dalamnya.
Cara Membuat Media Tanam yang Subur
Untuk membuat media tanam yang baik diperlukan unsur tanah, bahan pengikat aair dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang akan digunakan dalam tutorial berikut adalah tanah top soil, kompos dan arang sekam.
- Siapkan tanah yang terlihat gembur dan ambil dari bagian paling atas. Kemudian ayak tanah tersebut hingga menjadi butiran-butiran halus. Usahakan tanah dalam keadaan kering sehingga tidak menggumpal. Tanah yang menggumpal akan menyebabkan bahan-bahan tidak tercampur secara merata.
- Siapkan kompos yang telah matang, ayak kompos atau humus tersebut sehingga menjadi butiran halus.
- Siapkan arang sekam.
- Campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah. Komposisi campuran adalah 2 bagian tanah, 1 bagian kompos dan 1 bagian arang sekam (2:1:1). Aduk hingga merata.
- Siapkan pot atau polybag, masukkan campuran tersebut kedalamnya. Media tanam sudah siap digunakan.
Tips Agar Media Tanam Terbebas dari penyakit
Agar media tanam terbebas dari penyakit bisa menggunakan fungisida hayati berupa trichoderma sp. dan gliocladium sp. Penggunaan fungisida ini bisa dikocor maupun di tabur pada media tanam.
Selamat mencoba semoga tanamanmu sehat dan tumbuh dengan baik ya.
Sumber referensi:
http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/79951/MEMBUAT-MEDIA-TANAM-DALAM-POLYBAG/
Posting Komentar untuk "Cara Membuat Media Tanam yang Subur dengan Mudah"